|
PERESMIAN PASAR. Bupati Acep Purnama meresmikan penggunaan
Pasar Desa Bojong yang merupakan pasar rakyat. agus mustawan.
|
Ada yang
unik dengan penamaan Pasar Kagok oleh warga setempat. Pasar yang berdiri sejak
30 tahun lalu itu disebut Pasar Kagok karena pedagangnya hanya 50 orang.
Kemudian,
juga barang dijual tidak komplit terutama daging sapi dan daging kambing.
Akibat tidak komplit barang yang dijual maka warga menamakannya Pasar Kagok.
Menurut
Kadis Koperasi dan UKM Ir Bunbun Budhiyasa, total dana untukmembangun pasar
rakyat ini adalah Rp950 juta. Dana bersumber dari bantuan APBN.
“Karena yang
ditempati selama ini 39 pedagang maka kami bangun 39 tempat dari semula 50
kios/los. Adapun rinciannya adalah 15 kios dan 24 los. Hingga saat ini ada 8
los/kios yang masih kosong,” tandas Bubun.
Menurut
Mantan Kadishutbun itu, meski jumlah tempat
usaha kurang. Namun, tempat usaha lebih
nyaman karena ditata sedemikian rupa sehingga pedagang dan konsumen merasa
betah.
Diterangkan,
akan ada penataan kawasan terutama lahan parkir sehingga lebih nyaman. Bahkan,
pihaknya menginginkan pasar ini dijadikan kawasan kuliner pada malam hari.
“Pak bupati
perlu diketahui pasar ini ramainya buka subuh atau pagi. Tapi dari sore hingga
malam. Maka Insya Allah akan semakin ramai setelah diperbaiki,” ujarnya.
Mengenai
pengelolaannya lanjut dia, diserahkan kepada desa melalui koperasi setelah
sebelumnya dilakukan serah terima pasar dari pemerintah. Ia berharap pedagang
bisa menjaga sehingga pasar akan kembali ramai.
Camat Cilimus
Dra Eny Sukarsih menambahkan, agar pedagang bisa menjaga kebersihan dari
sampah, sehingga pasar tidak kumuh. Apa yang dilakukan pemerintah ini sebagai
bentuk perhatian kepada pedagang.
“Nanti juga
troatar akan diperbaiki sehingga akan lebih nyaman. Kami dari pihak kecamatan
terus melakukan penataan di Desa Bojong,” tandas mantan Camat Kuningan itu.
Bupati
Acep mengatakan, pemerintah
melalui Kementrian Koperasi dan UKM mengambil langkah strategis memberikan
fasilitas dan dukungan kepada pasar rakyat dalam rangka mewujudkan
kesejahteraan masyarakat.
“Semoga dengan
adanya pasar rakyat Desa Bojong yang dikelola oleh koperasi dapat menumbuhkan
perekonomian rakyat dan semakin sejahtera,” ujarnya. (agus)

