KUNINGAN
(MASS)- Ada yang berbeda dengan Harlah
ke-92 Nahdatul Ulama (NU) yang di gelar PCNU Kuningan di restoran Lembah
Ciremai. Pada tahun ini selain disi dengan kegiatan santunan kepada anak yatim , juga ada kegiatan
launching.
Kegiatan
launching itu adalah Koperasi NU Kuningan (Kopnuku ) dan NU Tour dan Tarvel
Haji dan Umroh. Tentu dua hal ini merupakan suatu kemajuan bagi PCNU Kuningan.
“Untuk
koperasi memang baru dan ini merupakan wadah karena warga NU di Kuningan sangat
banyak,” ujar Ketua PCNU Kabupaten Kuningan KH Aminuddin SHI MA kepada
kuninganmass.com, usar acara Sabtu
(10/2/2018).
Mengenai
Tour dan Travel sebenar bukan barang baru bagi NU, selama ini ketika
melaksanakan umroh selalu berkerjasama dengan lain. Melihat potensi yang besar
maka memilih membuka sendiri.
“Warga
Nahdiyin dalam setahun ada tiga gelombang yang melaksanakan umroh ke tanah
suci, kenapa tidak dimanfaat dengan membuka jasa tour dan travel dan pada tahun
ini merupakan momen tepat,” ujar Amin.
KH
Abdul Azis Anbar Nawawi yang merupakan sesapuh NU ikut menambahan, kehadiran
koperasi dan travel merupakan dan hal yang penting. Sebab, sangat dibutuhkan
oleh warga Nahdiyin.
“Pokoknya
akan banyak manfaat. Untuk haji dan umroh akan semakin mudah dan sudah
seharusnya PCNU membuka hal ini,” jelas Ketua MUI Kuningan itu.
Dari
pantauan kuninganmass.com, acara Harlah NU ke 92 dihadiri oleh Bupati Kuningan
H Acep Purnama, para balon bupati dan wakil bupati seperti dr toto, Yosa Octora, H Udin dan yang
lainnya.
Mantan
bupati dua periode yakni H Aang Hamid Suganda juga ikut hadir. Begitu juga para
pengurus partai dan anggota DPR RI dan DPRD Jabar.
Acara
dimulai dengan pembacaan hadlroh, pembaca ayat suci Al-Quran, launching,
santunan, sambutan yang dilakukan oleh Ketua PCNU, Anggota DPR RI Amin Santono
dan Bupati Kuningan.
Sementara
itu, Bupati Acep menyampaikan beberapa
pesan penting terkait upaya pengembangan pembinaan kehidupan beragama di
Kabupaten Kuningan. Keberadaan Nahdatul Ulama serta organisasi agama Islam
lainnya sangat berpengaruh terhadap pengembangan pembinaan kehidupan beragama
seiring dengan pengembangan pembangunan lainnya.
“Pemerintah
daerah sangat berterima kasih khususnya kepada keluarga besar Nahdatul Ulama,
begitu pula peran organisasi Islam lainnya yang ada di Kabupaten Kuningan atas
peran yang telah dilakukan dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten yang
Mandiri Agamis dan Sejahtera,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah daerah butuh
pemikiran dalam mengatasi persoalan yang dihadapi, seperti kemerosotan ahlak remaja
yang akhir-akhir ini menjadi sorotan serta mencuat ke permukaan.
“Ini
semua perlu gerakan simultan, khususnya kepeloporan Nahdatul Ulama sebagai
pengayom dan pembimbing di lingkungan keluarga, pendidik dan pembina ummat
serta suri tauladan dalam menangkal berbagai hal yang tidak terpuji,” paparnya. (agus)

